Yesus dan Kaum Tertindas: Relevansi Teologi Pembebasan di Papua
(Yesus Kristus dan Keberpihakan kepada Kaum Tertindas) Oleh: Yulianus K. Kadepa Yesus Kristus dalam iman Kristen dipahami sebagai Mesias yang diutus Allah untuk membawa keselamatan bagi manusia. Keselamatan tersebut tidak hanya dimengerti dalam arti spiritual, melainkan juga mencakup pembebasan manusia dari berbagai bentuk penderitaan sosial seperti kemiskinan, penindasan, kekerasan, dan ketidakadilan. Pelayanan Yesus sering dipahami sebagai wujud nyata keberpihakan Allah kepada mereka yang lemah dan tersingkir dalam masyarakat. Pemahaman inilah yang kemudian menjadi dasar berkembangnya teologi pembebasan dalam tradisi Kristen. Teologi pembebasan muncul sebagai respons terhadap realitas sosial yang penuh ketidakadilan, khususnya di kawasan Amerika Latin pada dekade 1960-an. Tokoh utama gerakan ini, Gustavo GutiƩrrez, menegaskan bahwa gereja tidak boleh hanya berfokus pada persoalan keselamatan rohani, tetapi juga harus hadir dalam perjuangan sosial demi membebaskan manusia ...






