Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Jayapura, 18 Mei 2026 Solidaritas Mahasiswa/i Kabupaten Paniai se-Indonesia (SMI-KP) menggelar aksi mimbar bebas di Asrama Paniai, Wilayah Kota studi Jayapura.

  Di lopor oleh: Bung-Gaibii Boma Aktivis Mahasiswa Papua Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan tegas terhadap rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB), termasuk rencana pembentukan Kabupaten Mobi Jaya, serta menolak praktik militerisme dan aktivitas perusahaan yang dinilai ilegal di wilayah Kabupaten Paniai. Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan bahwa pemekaran wilayah bukanlah solusi utama untuk menjawab persoalan masyarakat Paniai. Mereka menilai, hingga saat ini berbagai persoalan di Kabupaten Paniai induk masih belum terselesaikan, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, hingga persoalan hak-hak masyarakat adat dan kerusakan lingkungan. Mahasiswa menegaskan bahwa kehadiran DOB justru dikhawatirkan akan membuka ruang yang lebih besar bagi eksploitasi sumber daya alam, konflik sosial, perampasan tanah adat, serta meningkatnya aktivitas militer di tanah Papua, khususnya di Kabupaten Paniai. Dengan suara lantang dan sikap tegas, massa aksi me...

Postingan Terbaru

Solidaritas Mahasiswa Se-Indonesia Asal Paniai di kota Jayapura tahun 2026.

BREAKING NEWS: Serangan Udara di Intan Jaya, Dua Warga Sipil Meninggal Dunia dan Dua Luka Kritis di Halaman Gereja Stase Nabuni

Dogiyai Kembali Berdarah: Di Mana Keadilan Pemerintah dan Kapolres serta Polsek bagi Rakyat?

Yesus dan Kaum Tertindas: Relevansi Teologi Pembebasan di Papua

PENIPUAN TERSEMBUNYI YANG SEDANG MENYESATKAN BANYAK ORANG DI ZAMAN INI

Mahasiswa dan Konfrater Keuskupan Bersatu dalam Nobar dan Diskusi: "Papua Bukan Tanah Kosong!"

WEST PAPUA ADALAH MILIK BANGSA PAPUA DAN INDONESIA DI WEST PAPUA SEJAK 1 MEI 1963 ADALAH ILEGAL

MAKNA FILOSOFI DIMI AKAUWAI AWI SERTA RELEVANSINYA DENGAN EKSISTENSI KARYA ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN SUKU MEE

Penerapan Tota Mana bagi Mahasiswa Meepago dalam Tahap Kepercayaan Individuatif-Reflektif: Dialektika Nilai Budaya Mee dan Iman Kristiani.