Apakah sesuatu yang disebut “nasional” otomatis menjadi bonum commune atau (kebaikan bersama) bagi masyarakat lokal?
(Refleksi atas realitas sosial) Oleh: Martinus Hakomala Gobai Pertanyaan ini menantang kita untuk tidak begitu saja menerima setiap kebijakan atau proyek yang diberi label kepentingan nasional sebagai sesuatu yang pasti baik bagi semua orang. Dalam kenyataan, istilah “nasional” sering dipakai sebagai bahasa legitimasi politik yang terdengar mulia, tetapi tidak selalu sejalan dengan pengalaman hidup masyarakat di tingkat lokal. Bonum commune bukan sekedar kepentingan Negara secara abstrak, tapi kondisi nyata yang memungkinkan setiap orang dan setiap komunitas hidup secara bermartabat, aman, dan sejahtera. Karena itu, sesuatu yang disebut nasional tidak dengan sendirinya menjadi kebaikan bersama, terutama jika manfaatnya tidak sungguh-sungguh dirasakan oleh masyarakat lokal. Dalampraktik sosial dan politik, Negara sering menekankan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, stabilitas, dan integrasi nasional. Tapi, masyarakat lokal sering memandang kehidupan dari sudut yang berbeda: tana...

.jpg)






