Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Sukses Gelar Raker ke-XVI, IPPMMAR-WUBWE Se-Kota Studi Jayapura Siap Lahirkan Kader Tangguh dan Kerja Nyata

Oleh;  Bung Gaibii Boma (Aktivis Mahasiswa Papua) JAYAPURA, 25 MEI 2026 - Keluarga Besar IPPMMAR-WUBWE Se-Kota Studi Jayapura sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) ke-XVI Tahun 2026–2027. Kegiatan tersebut berjalan dengan baik, lancar, dan penuh semangat kebersamaan demi membangun organisasi yang lebih maju dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan Raker ini, mahasiswa/i IPPMMAR-WUBWE membahas berbagai program kerja dari setiap bidang kepengurusan agar dapat dijalankan secara maksimal sesuai harapan bersama. Seluruh program yang telah direncanakan diharapkan mampu menjadi dasar dalam proses pengembangan organisasi ke depan, sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan terarah. Memperkuat Solidaritas dan Kualitas Kader Raker ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas serta membangun kualitas kader organisasi. Harapannya, melalui organisasi IPPMMAR-WUBWE dapat melahirkan kader-kader muda yang tangguh, bertanggung jawab, disiplin, serta mampu menja...

Postingan Terbaru

Ketika Peluru Menghentikan Tawa Aliko

Jayapura, 18 Mei 2026 Solidaritas Mahasiswa/i Kabupaten Paniai se-Indonesia (SMI-KP) menggelar aksi mimbar bebas di Asrama Paniai, Wilayah Kota studi Jayapura.

Solidaritas Mahasiswa Se-Indonesia Asal Paniai di kota Jayapura tahun 2026.

BREAKING NEWS: Serangan Udara di Intan Jaya, Dua Warga Sipil Meninggal Dunia dan Dua Luka Kritis di Halaman Gereja Stase Nabuni

Dogiyai Kembali Berdarah: Di Mana Keadilan Pemerintah dan Kapolres serta Polsek bagi Rakyat?

Yesus dan Kaum Tertindas: Relevansi Teologi Pembebasan di Papua

PENIPUAN TERSEMBUNYI YANG SEDANG MENYESATKAN BANYAK ORANG DI ZAMAN INI

Mahasiswa dan Konfrater Keuskupan Bersatu dalam Nobar dan Diskusi: "Papua Bukan Tanah Kosong!"

WEST PAPUA ADALAH MILIK BANGSA PAPUA DAN INDONESIA DI WEST PAPUA SEJAK 1 MEI 1963 ADALAH ILEGAL

MAKNA FILOSOFI DIMI AKAUWAI AWI SERTA RELEVANSINYA DENGAN EKSISTENSI KARYA ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN SUKU MEE