Postingan

MAKNA FILOSOFI DIMI AKAUWAI AWI SERTA RELEVANSINYA DENGAN EKSISTENSI KARYA ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN SUKU MEE

Penerapan Tota Mana bagi Mahasiswa Meepago dalam Tahap Kepercayaan Individuatif-Reflektif: Dialektika Nilai Budaya Mee dan Iman Kristiani.

Analisis Kritis Tragedi Dogiyai: Antara Mandat Konstitusi dan Realitas Kekerasan terhadap Warga Sipil

Habermas dan Neles Tebay: Dialog Damai Papua

Antara Terlihat Berbeda dan Menjadi Diri Sendiri

Hiduplah Sebagai Manusia sebuah Implikasi IKIGAI & GAINU

Tantangan Inkarnasi: Relevansi Dogma “Sungguh Allah Sungguh Manusia” dalam Menjawab Persoalan Kristologi Kontemporer

Apakah sesuatu yang disebut “nasional” otomatis menjadi bonum commune atau (kebaikan bersama) bagi masyarakat lokal?

STFT Fajar Timur Resmi Menjadi Universitas Katolik (UNIKA) Papua

Martabat Manusia dan Keadilan Sosial

BERFILSAFAT: MEMBENTUK MANUSIA RADIKAL DALAM BERPIKIR