BREAKING NEWS: Serangan Udara di Intan Jaya, Dua Warga Sipil Meninggal Dunia dan Dua Luka Kritis di Halaman Gereja Stase Nabuni

 

Oleh: kadepa Yulianus 


INTAN JAYA, PAPUA - Situasi mencekam melanda warga sipil di Kabupaten Intan Jaya pada Minggu (17/5/2026). Dilaporkan terjadi serangan udara yang diduga menggunakan bom roket di area pemukiman warga, tepatnya di halaman Gereja Katolik St. Paulus Stase Nabuni, Mbamogo, Paroki Bilogai, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya.

Menurut laporan langsung dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), serangan tersebut berdampak pada beberapa kampung di sekitarnya, meliputi Kampung Soali, Dangoa, Mbamogo, dan Tausiga.

Peristiwa naas ini diperkirakan terjadi pada pukul 12:15 WIT, sesaat setelah umat Katolik selesai melaksanakan ibadah hari Minggu dan hendak melangkah pulang ke rumah masing-masing.


Identitas Korban Sipil

Hingga informasi ini dihimpun, serangan tersebut telah memakan korban jiwa dan luka berat dari kalangan warga sipil. Berikut adalah identitas para korban:

Korban Meninggal Dunia:

1. Pit Pogau

2. Roni Nabelau

Korban Luka Kritis:

3. Pius Pogau

4. Ruter Nabelau


Evakuasi Dipimpin oleh Tim Pastoral

Merespons situasi darurat tersebut, Tim Pastoral Paroki Bilogai bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penyelamatan. Proses evakuasi para korban dipimpin langsung oleh Pastor Dekan Dekenat Moni-Puncak Jaya, Pastor Yanuarius Yance Yogi, Pr.

Saat ini, para korban yang mengalami luka kritis telah dilarikan dan berada di Rumah Sakit Umum (RSU) Bilogai, Distrik Sugapa, untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak Tim Pastoral juga mengonfirmasi bahwa proses pencarian dan evakuasi lanjutan terhadap kemungkinan adanya korban lain di TKP akan kembali dilanjutkan esok hari.


Seruan Pantauan Publik

Pihak gereja dan perwakilan masyarakat setempat memohon atensi, solidaritas, serta pantauan internasional maupun nasional dari seluruh pihak atas situasi kemanusiaan yang sedang terjadi di Intan Jaya.

Informasi lebih lanjut dan perkembangan terkini mengenai kondisi di lapangan akan disampaikan secara berkala seiring berjalannya proses evakuasi.


Suara Kebadabi voice 

Komentar

Postingan Populer