DI SINI TEMPAT PERTUMBUHAN HARAPAN HIDUPKU
Percaya kepada Tuhan harus tercermin dalam cara hidup, kasih kepada sesama, pelayanan, menjaga segala ciptaan sebagai bersaudara. Menjaga segala ciptaan berarti menghormati hidup, menghormati tujuan hidup. Ini kita bisa belajar dari beberapa Santo-Santa yang benar benar hidup bersama sama dengan Tuhan Yesus dan akhirnya mereka mati sebagai martil. Mereka punya cara hidup, imannya itu harus mewujudkan melalui tindakan nyata. Mereka itu tidak sama seperti kebanyakan orang di mulut manis dan bicara banyak tapi tidak ada tindakan nyata. Kita bisa percaya pada kasih tapi tidak ada tindakan nyata maka ini tidak sedang menjalankan imannya. Menjalankan iman berarti, seperti menjaga tanah dan segala ciptaan berarti ia sedang menjalankan imanya.
Dalam artian, iman sejati bukan hanya soal percaya dalam hati atau mengucap dengan mulut manis, tapi harus tampak nyata dalam tindakan. Di mana saya sedang tinggal, saya belajar beberapa nilai positif bersama umat Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo tentang bagaimana mewujudkan iman itu dalam tindakan. Salah satunya adalah bagaimana menjaga tanah sebagai mama dan bagaimana cara mewarnai tanah sehingga alam menjadi tenang dan damai. Dengan refleksi iman yang mendalam, kita manusia diciptakan dari tanah dan kembali pulah ke tanah. Lalu dilanjutkan dengan refleksi filosofi kehidupan; Alam dan tanah itu tumpuan harapan umat manusia. Tanah memberikan kehidupan bagi manusia dari tanah manusia hidup, makan, minum dan melakukan segala aktifitas manusia adalah di atas tanah. Tanah itu semacam sebuah pondasi, dasar hidup; pertanyaannya adalah apakah manusia bisa hidup tanpa pondasi “tanah”? tentunya tanpa tanah manusia tak bisa hidup; sebab, manusia hidup dari tanah makan dan minum dari hasil tanah itu sendiri .Jika kita merawat alam dengan baik maka alam pun memberikan hal-hal yang baik kepada kita dengan baik.
Dalam pengalaman harian bersama umat Paroki Idakebo tercinta. Saya mendapat banyak motivasi dan inspirasi dari umat Paroki Idakebo yang tercinta. Seketika itu seluruh umat Paroki Idakebo lagi membuat taman bungah di halaman Gereja Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo. Saya sangat tersentuh hati ketika melihat mereka itu lagi membuat taman bungah, dengan bersikap bersukacita dan bergembira, meskipun dalam kehidupan mengalami pelbagai cobaan dan tantangan. Komitmen dan tujuan pertama mereka adalah mewarnai dan menjaga alam sebagai pondasi kehidupan. Saya bertanya dalam hati kenapa mereka bersukacita dan bergembira ketika mereka mewarnai tanah atau merawat tanaman; hati kecil menjawab, karena mereka merawat kehidupan, kerana mereka merawat harapan masa depan, karena mereka merawat tujuan hidup. Dari situ saya refleksikan bahwa "Tanah maupun alam bukan hanya pijakan, tapi sumber kehidupan, sumber tujuan hidup. Jaga alam, maka engkau menjaga masa depan." Kita juga bisa belajar dari filosofi-filosofi dari suku Mee; orang tua tua selalu menasihati kepada anak supaya hidup baik, “ mereka katakan seperti ini, pentingnya menjaga. Satu tujuan hidup yang baik adalah Menjaga tanah berarti menghormati hidup. Karena dari tanah tumbuh harapan, pangan, dan damai." Apa yang saya jelaskan di atas ini, berkait bagaimana orang menjaga alam dan tanah dengan baik. Kita menjaga tanah berarti menghormati hidup kita. Tuhan ciptakan kita supaya, kita menjaga segala ciptaannya supaya menjadi indah. Oleh sebab itu, "Bumi tak butuh manusia, tapi manusia butuh tanah. Maka rawatlah dia seperti engkau merawat dirimu sendiri.
Dengan merawat hidup maka akan menentukan hidup yang baik. Sama hal dengan tanah di atas kalau kita menjaga tanah berarti kita menghormati hidup dan kita merawat segala ciptaan maka kita merawat diri sendiri. Oleh sebab itu Tuhan menciptakan kita manusia itu bukan tujuan lain, melainkan Allah menciptakan kita supaya kita menjaga tanah dan segala ciptaannnya. Kalau anda tidak merawat anda punya tanaman dan dusun serta tidak menjaga tanah berarti anda tidak menjaga anda punya kehidupan masa depan dan kehidupan masa depan anak.
Idakebo, 05/Agustus 2025



Komentar
Posting Komentar